menggunakan spider-web

Rabu, Juni 6th, 2012

Dalam membentuk logika ilmiah, digunakan metode spider-web, alam & bisnis sebagai media belajar. Guru memfasilitasi siswa berinteraksi dengan alam dengan rangkaian tema / projek pembelajaran sedemikian rupa sehingga anak mendapatkan pemahaman yang holistik tentang alam semesta.

Dalam membentuk jiwa kepemimpinan, digunakan metode out-bound sebagai media belajar. Guru melakukan aktivitas out-bound secara praktis bersama siswa.

Dalam membentuk jiwa wirausaha, digunakan metode magang agar murid berinteraksi dengan unit, pelaku dan lingkungan bisnis

fungsi sekolah alam

Rabu, Juni 6th, 2012

sekolah alam adalah sebuah model pendidikan holistik yang memanfaatkan alam semesta sebagai media belajar. Adapun metode belajarnya sbb.
1. Dalam membentuk akhlaqul karimah, digunakan metode keteladanan. Guru harus mencontohkan akhlaq secara nyata kepada siswa.
2. Dalam membentuk logika ilmiah, digunakan metode spider-web, alam & bisnis sebagai media belajar. Guru memfasilitasi siswa berinteraksi dengan alam dengan rangkaian tema/projek pembelajaran sedemikian rupa sehingga anak mendapatkan pemahaman yang holistik tentang alam semesta.
3. Dalam membentuk jiwa kepemimpinan, digunakan metode out-bound sebagai media belajar. Guru melakukan aktivitas out-bound secara praktis bersama siswa.
4. Dalam membentuk jiwa wirausaha, digunakan metode magang agar murid berinteraksi dengan unit, pelaku dan lingkungan bisnis.

terbatas dan mahal

Rabu, Juni 6th, 2012

Tingkatan sekolahnya masih terbatas

Sekolah alam yang ada saat ini baru sebatas tingkatan untuk taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD). Meski ada yang membuka sekolah sampai ke tingkat SLTP, tapi baru sampai kelas satu. Untuk kelas dua dan tiganya mereka harus pindah ke sekolah umum. Ini dirasa amat kurang karena anak-anak biasanya akan menampakkan kenakalan yang menguatirkan disaat mereka duduk di sekolah menengah. Coba kita lihat dilingkungan sekitar kita, anak sekolah yang tawuran akan didomonasi anak-anak yang masih duduk di sekolah menengah. Bahkan terkadang terbawa (sebagian) sampai mereka duduk disekolah tinggi, yang boleh dibilang tempat sekolahnya orang-orang yang sudah berusia dewasa.

Masih Menjadi Barang Mahal

Faktor biaya bagi kalangan menengah keatas mungkin tidak akan menjadi masalah untuk menyekolahkan anak mereka, namun tidak demikian halnya bagi kalangan menengah kebawah yang boleh dikata penghasilannya serba paspasan. Sebagai contoh, rata-rata sekolah alam memungut biaya yang harus ditanggung wali murid untuk uang masuk kelompok bermain dan TK misalnya, Rp 1,5 juta dan biaya operasional guru Rp300.000 per bulan. Untuk SD dan lanjutan (setara SLTP) dikenai uang masuk Rp2 juta dan iuran masing-masing Rp400.000 per bulan untuk SD dan Rp500.000 per bulan untuk SLTP. Belum lagi untuk uang saku harian / transport / antar jemput anak-anak tersebut, uang saku jika outbound, dan lain lain. Melihat angka-angka nominal diatas masyarakat kelas bawah akan berkerut kening, bisa jadi penghasilan mereka perbulan hanya senilai iuran bulanan tersebut. Sebagai pembanding, sekolah dasar (SD) dan sekolah menegah pertama (SLTP) negeri yang katanya gratis ( biaya operasionalnya ditanggung pemerintah ) saja masih membuat para orang tua kalangan bawah pusing. Beberapa sekolah memang sudah mengusahakan  system subsidi silang, tapi tetap saja jumlah yang di subsidi masih terbatas.

Faktor tempat dan Masih bercorak agamis

Rabu, Juni 6th, 2012

Faktor tempat

Walaupun secara teori sekolah alam bisa dilakukan dimana saja, dengan fasilitas yang paling sederhana sekalipun. Namun berdasarkan sumber-sumber yang kami jadikan rujukan, sekolah alam membutuhkan tempat yang luas. Terutama sekali buat pelajaran yang membutuhkan tempat untuk praktek, seperti farming dan outbond. Hampir seluruhnya sekolah-sekolah alam yang kami jadikan rujukan mempunyai sarana buat farming dan outbond. Hal ini rasanya agak susah untuk diterapkan dikota-kota besar seperti Jakarta, dimana lahan yang tersedia sangat terbatas dan mahal. Bagaimana  jadinya kalo disetiap kelurahan atau kecamatan minimal harus ada satu sekolah alam.

Masih bercorak agamis

Sekolah alam yang kehadirannya sekarang ini tumbuh bagai jamur dimusim hujan, masih bercorak agamis yaitu agama islam. Hampir semua sekolah alam yang ada di Indonesia saat ini dikembangan oleh para aktivis pendidik muslim dan diisi dengan kurikulum islam mencotoh yang diajarkan Nabi Muhamad SAW. Muridnyapun hampir dipastikan seratus persen muslim. Ini menjadi keunggulan sekaligus kelemahan sekolah alam. Kelemahannya, karena memakai kuri kulum berbasis islam bisa dipastikan orang yang non muslim akan enggan untuk menyekolahkan anaknya di sekolah alam. Kecuali kalo pemerintah mau ikut mengembangkan sekolah alam dengan kurikulum nasional

KEUNGGULAN SEKOLAH ALAM

Rabu, Juni 6th, 2012

Konsep Sekolah Alam mengintegrasikan tiga pilar pendidikan yang diyakini menjadi faktor kunci keunggulan umat manusia, yaitu pilar iman, ilmu dan kepemimpinan. Karena itu kurikulum Sekolah Alam bukan hanya menekankan pada tercapainya tujuan akademik (kurikulum Diknas), melainkan juga mengembangkan kurikulum non akademik.

Sekolah Alam mengimplementasikan model pembelajaran terintegrasi berbasis alam dan potensi lokal. Untuk mewujudkan maksud tersebut, Sekolah Alam terus menerus melakukan upaya perbaikan terutama pada tiga hal yang menjadi pilar kunci mutu sekolah, yaitu peningkatan kualitas guru, pengembangan metode pembelanajar yang efektif serta penyediaan sumber dan media belajar yang memadai.

KURIKULUM

Rabu, Juni 6th, 2012

Meski kurikulum tetap mengacu kepada Depdiknas, sekolah alam mengembangkan konsep sekolah berbasiskan alam.Metode belajar mengajarnya lebih banyak menggunakan action learning atau belajar aktif. Sekolah alam merupakan sebuah model pendidikan yang berusaha mengadaptasi apa yang telah dibuktikan oleh Rasulullah SAW pada masanya di masa kini, dan masa di mana generasi Rabbani kelak menjadi pemimpin di muka bumi. Metode sekolah ini berusaha  mengembangkan pendidikan bagi seluruh umat manusia dan belajar dari seluruh makhluk hidup di alam semesta ini. Sekolah model ini tidak hanya dilengkapi laboratorium serta perangkat komputer lengkap, namun juga sekolahnya dibuat sebagai bagian dari alam terbuka. Ruang belajarnya berupa saung, pepohonan rindang dibiarkan tumbuh di tiap sudut sekolah, serta kelengkapan sarana eksplorasi, seperti, rumah pohon, papan climbing, lapangan bola dan arena flying fox. Di sekolah ini, anak-anak didekatkan dengan alam melalui suasana dan sarana yang memang sengaja dirancang untuk menumbuhkan kecerdasan natural anak.Seperti, bermain outbound, bercocok tanam, beternak, bermain sepakbola, dan menggambar. Mungkin kelihatannya mereka hanya bermain, tapi tahukah Anda bahwa sesungguhnya mereka belajar banyak melalui pengalamannya itu. Penggunaan alam sebagai media belajar ini, mengajarkan anak untuk lebih aware dengan lingkungannya dan mengetahui aplikasi dari pengetahuan yang dipelajarinya, tidak hanya sebatas teori. Ini juga yang menjadi kelebihan dari sekolah alam dibandingkan dari sekolah biasa atau sekolah umum. Menurut seorang psikolog perkembangan anak, Efrina Djuwita, sekolah alam membuat anak tidak terpaku hanya pada teori saja, sebab mereka juga dapat mengalami langsung pengetahuan yang mereka dapat dan pelajari dari alam. Sedangkan sekolah biasa, lebih banyak  menggunakan sistem belajar mengajar konvensional, di mana para guru menerangkan dan siswa mendapatkan pengetahuan hanya dengan mengandalkan buku panduan, dan jarang diberikan kesempatan untuk mengalami langsung atau melihat langsung bentuk pengetahuan yang dipelajarinya. Peraturan yang diberlakukan di sekolah alam biasanya tidak seketat peraturan sekolah umum, seperti siswa harus duduk rapi mendengarkan guru dan mendapat hukuman jika tidak mengerjakan tugas atau PR. Bahkan, di beberapa sekolah alam, jarang atau bahkan tidak menerapkan pemberian tugas atau PR. Namun bukan berarti siswa tidak diajarkan bentuk tanggung jawab. Jika PR merupakan wujud tanggung jawab dari sekolah umum, di sekolah alam pengajaran tentang disiplin diri dan tanggung jawab diajarkan melalui cara dan kegiatan yang berbeda, misalnya membiasakan diri mengantre barisan saat akan mencuci tangan, dan bekerjasama dengan teman sebaya dalam mengerjakan tugas atau kegiatan outbound lainnya. Selain itu, sistem ranking juga tidak diberlakukan di sini, karena bukan menjadi satu tolak ukur prestasi siswa. Justru sekolah ini memacu semua siswanya untuk mengembangkan potensi dan bakatnya masing-masing. Soal biaya bervariasi, meski ada juga beberapa sekolah alam yang gratis, seperti sekolah alam Kandank Jurank Doank, milik presenter sepakbola terkenal Dik Doank. Persyaratan masuk sekolah ini pun sangat mudah, yaitu calon siswa
dan siswa tidak boleh membuang sampah sembarangan serta mengisi formulir yang diberikan oleh  pengelola. Sekolah Alam Indonesia yang berada di Jalan Anda, Ciganjur, Jakarta Selatan, pun menyediakan pendidikan gratis bagi siswa yang tidak mampu. Sekolah ini menerapkan perubahan luar biasa dalam dunia pendidikan Indonesia yang mencakup perubahan sistem, metode, target pembelajaran, serta perubahan paradigma pendidikan secara menyeluruh

metode-metode pembelajaran sekolah alam

Rabu, Juni 6th, 2012
  • Media pendidikan, Observasi dan Riset. Dengan cara mengamati dan memahami langsung gejala alam yang terjadi, sehingga kita bisa mendapatkan media belajar yang bermutu dan murah.
  • Modal Produksi (Magang dan Dagang). Dengan mengolah hasil dari praktik di alam,diharapkan mampu membiayai diri sehingga secara langsung belajar hidup mandiri.
  • Sarana pengembangan manusia. Manusia yang tumbuh dan berkembang berdasarkan interaksinya dengan alam akan menghasilkan manusia yang berakhlak mulia terhadap sang Khaliq (Ibadah), sesama manusia dan mahluk lainnya (Mua’malah) serta adil dan cinta damai (Khalifah).

banyak metode yang digunakan dalam pembelajaran

Rabu, Juni 6th, 2012

Dalam membentuk logika ilmiah, digunakan metode spider-web, alam & bisnis sebagai media belajar. Guru memfasilitasi siswa berinteraksi dengan alam dengan rangkaian tema / projek pembelajaran sedemikian rupa sehingga anak mendapatkan pemahaman yang holistik tentang alam semesta.

Dalam membentuk jiwa kepemimpinan, digunakan metode out-bound sebagai media belajar. Guru melakukan aktivitas out-bound secara praktis bersama siswa.

Dalam membentuk jiwa wirausaha, digunakan metode magang agar murid berinteraksi dengan unit, pelaku dan lingkungan bisnis

belajar di luar ruangan

Rabu, Juni 6th, 2012

Sekolah alam lebih banyak belajar diluar ruangan / di alam terbuka dari pada didalam ruangan.

Sekolah alam tidak memakai seragam seperti sekolah umum.

Sekolah alam mengajarkan anak didiknya untuk belajar secara aktif.

Dalam membentuk akhlaqul karimah, digunakan metode keteladanan. Guru harus mencontohkan akhlaq secara nyata kepada siswa.

dekat dengan alam

Rabu, Juni 6th, 2012

Selain dekat dengan alam, kebanyakan sekolah alam mengajarkan anak untuk belajar secara aktif. Anak bukan hanya dijejali dengan pelajaran seperti di sekolah biasa, tapi juga diperkenalkan bendanya secara kongkrit (langsung diperlihatkan, anak bisa memegang, mencium baunya, memindahkan bendanya, dan lain-lain) sehingga pemahaman anak lebih komplit dan bisa ingat lebih lama. Selain itu, ketika anak sedang tertarik pada suatu hal, anak bisa langsung bertanya dan guru bisa langsung menjelaskan, sehingga minat anak langsung mendapatkan tanggapan yang positif.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.